banner 728x90

Menjemput Jodoh & Rezeki, Meraih Cinta Sejati

DWH

MajalahUsaha.com – Bisnis dan relationship adalah dua hal yang tak terpisahkan.
Jika kita ingin sukses di bisnis maka harus sukses di relationship.
Jika ingin relationship kita sukses, maka bisnis juga harus sukses.
Karena bisnis dan relationship adalah dua hal yang saling terkait erat.

Banyak orang sukses membangun bisnis adalah juga karena sukses menjalin relationship.

Dalam sebuah liburan, bisnis ibarat kendaraan dan relationship adalah teman dan pasangan yang akan menemani perjalanan kita.
Dua hal yang akan membersamai separuh hidup kita ini adalah bisnis dan relationship.

Bisa anda bayangkan jika anda sampai salah pilih kendaraan dan salah pilih teman seperjalanan?

Liburan yang seharusnya menyenangkan jadi berantakan dan membosankan.

Ada banyak orang kaya di luar sana tapi hidupnya tidak bahagia. Karena hubungan dengan sang pencipta dan keluarga jadi nomor dua.

Benar kata kang Dewa Eka Prayoga “Bisnis yang bagus bukan hanya menghasilkan uang saja, tapi juga semakin mendekatkan Ownernya dengan penciptanya.”

Banyak orang khawatir dan takut dalam menjalani hidup ini. Banyak masalah seputar jodoh dan rezeki sering datang menghantui.

Jodoh saya kaitkan dengan relationship dan rezeki saya kaitkan dengan bisnis.
Jodoh dan rezeki adalah dua hal yang pasti datang disaat kita sudah pantas mendapatkan.

Akan berjodoh dengan siapa? enaknya bisnis apa?
Anda bertanya mentor anda tentu bingung menjawabnya.

Bisnis dan relationship ini soal cerminan diri kita pribadi.
Soal pilihan kita dalam memilih sebuah pilihan hidup.

Jika anda passion disana, nyaman dan mampu menjadikannya ibadah.
Lakukan sambil terus banyak menebar kebaikan dan kebermanfaatan.

Niatkanlah untuk ibadah dan menolong orang, insyaAllah anda akan menemukan jalan.

Kebaikan dan kebermanfaatan adalah bukti cinta.
Dan orang yang penuh cinta hidupnya pasti sehat dan bahagia.

Mengutip tulisan salah satu mentor saya, Om Mardigu Wowiek:
Kaya itu “ketrampilan” bukan wacana.
Kaya itu “perilaku” bukan hanya keinginan.
Kaya itu “akibat” bukan sebab.

Sama hal nya dengan sehat, Sehat itu ketrampilan
Sama juga dengan bahagia, Bahagia itu ketrampilan.

Menurut penelitian dari banyak psikolog ketika kita sudah punya ketrampilan untuk sehat dan bahagia, tinggal menunggu waktu saja untuk kaya. Karena sehat dan bahagia akan membuat anda lebih cepat kaya.

Dari pada kita sibuk dan pusing memikirkan jodoh dan rezeki, kenapa kita tidak mulai saja memantaskan diri?

Jodoh dan rezeki itu seperti mati, yang kedatangannya pasti terjadi.
Jodoh, rezeki dan mati datangnya tanpa pernah kita sangka dan tanpa pernah kita duga.
Jika besok ia datang, siapkah kita?

Selamat menjemput jodoh dan rezeki. 🙂

*Update : Ada pertanyaan, lalu dimanakah sebenarnya letak jodoh dan rezeki itu?
Jawabannya: Jodoh dan rezeki manusia itu ada dalam kebaikan dan kebermanfaatan, muliakan dan bahagiakanlah orang lain, jodoh dan rezeki anda akan segera tiba tanpa pernah disangka-sangka ^_^
(Dari buku “Menjemput Jodoh dan Rezeki, Meraih Cinta Sejati)

Jangan di LIKE, COMMENT dan SHARE kecuali bermanfaat

#catatanbisnis Iqbal Hafifi

Inspirator Bisnis & Relationship


Apakah tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi anda?
Jangan lupa luangkan 3 detik untuk klik SHARE artikel ini. Siapa tau 1 klik yang Anda lakukan adalah pembuka jalan rezeki bagi orang lain.

DWH
author

Author: 

MajalahUsaha.com hadir sebagai sebuah portal media news online yang memberikan oase baru mengenai perkembangan dunia usaha di Indonesia.