banner 728x90

Riyanto Penemu Obat HIV/AIDS

DWH

MajalahUsaha.com – Penyakit AIDS yang disebabkan oleh infeksi virus HIV. Penderitanya disebut ODHA. Perkembangan penyebarannya dari hari ke hari semakin banyak tanpa ada solusi yang berarti dalam mengatasinya.

Dalam dunia kedokteranpun sampai saat ini mengklaim bahwa belum ada obat untuk penyakit ini. Karena begitu mematikannya penyakit ini resiko dari sakit HIV/AIDS adalah kematian.

Banyak penderitanya yang mengalami pengucilan, sehingga para ODHA malu dan takut jika diketahui sedang mengalami penyakit berbahaya ini.

Berikut ini video ulasan lengkap tentang ramuan Djabal Sriaji dan kesaksian penderita HIV yang telah sembuh.

Seringkali penderita penyakit ini didiagnosa positif HIV/AIDS saat sudah parah, karena memang perkembangan virusnya baru akan diketahui setelah beberapa tahun menginfeksi.

Penyakit yang menyerang sel darah putih ini, hingga kini selalu menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang. Seringkali penyakit ini diidentikkan dengan penularannya karena sering bergonta-ganti pasangan. Padahal tidak selalu demikian, ada yang tertular karena jarum suntik yang tidak steril bekas penderita HIV hingga penularan dari pasangan ataupun keluarga.

Angin segar datang dari sudut pelosok Kota Bojonegoro, Jawa Timur. Seseorang bernama Riyanto mengaku menemukan obat penyakit HIV/AIDS ini. Sudah puluhan hingga ratusan orang yang datang mencari kesembuhan melalui beliau.

“Wah gak ngitung ya, banyak sekali yang beli ramuan saya ini. Bahkan ada juga yang dari mancanegara” ucap Riyanto tersenyum

Bukti Pengiriman Ramuan Djabal Sriaji Ke Seluruh Indonesia

Riyanto mengaku menggeluti usaha ramuan kesehatan tradisional ini dari neneknya, melihat banyak tetangganya yang sakit dan membutuhkan pertolongan namun terkendala biaya akhirnya riyanto berinisiatif membantu dengan membuat ramuan ini.

Dari mulut ke mulut berita tentang ramuannya ini tersebar dan digunakan orang-orang yang mengalami gangguan kesehatan, baik yang sakit ringan ataupun yang parah. Dari beberapa kesaksian ada yang mengalami sakit diabetes dan kusta yang seharusnya diamputasi akhirnya rutin meminum ramuannya kini sembuh dan tidak jadi diamputasi.

“Tidak tau bagaimana awalnya hingga ada yang menderita sakit HIV/AIDS datang dan mencoba ramuan saya. Awalnya banyak yang meragukan apakah mungkin sakit HIV/AIDS bisa disembuhkan?”

“Sampai akhirnya yang awalnya dicek di lab positif HIV/AIDS dalam waktu kurang lebih 6 bulan ada perubahan baik kemudian di cek dilab lagi hasilnya dinyatakan negatif.” Riyanto bercerita dengan mata berbinar

Riyanto Bersama Istri Memberikan Ramuan Djabal Sriaji Kepada Penderita Sakit HIV/AIDS

Banyak orang dari dunia kesehatan, baik dokter ataupun tenaga medis lain meragukan apakah ODHA ini benar-benar sembuh atau hanya sementara dan virus-virus ini masih ada ditubuh.

Riyanto menjawab dengan singkat bahwa ramuannya ini terbuat dari bahan-bahan alami yang berfungsi sebagai detoksifikasi tubuh, sehingga akan menggelontorkan semua bakteri dan mengeluarkan semua virus-virus ditubuh melalui keringat, buang air kecil ataupun buang air besar.

Memang jika dalam teori ilmu kedokteran yang masih berpedoman pada Hipocrates dan kedokteran timur pada umumnya, secara general menyamakan bahwa apapun jenis penyakitnya ketika semua toksin, racun dan virus atau bakteri jahat ditubuh keluar semua, maka imunitas tubuh akan kembali meningkat dan secara perlahan fungsi organ-organ penting tubuh untuk menyembuhkan dirinya akan kembali berfungsi sebagaimana mestinya ketika semua kebutuhan nutrisi dan vitaminnya tercukupi dengan baik.

Banyak media datang meliput langsung tentang penemuan ramuan ini. Pro dan Kontra pun terus terjadi tentang apakah benar ramuan Riyanto ini benar-benar mampu menyembuhkan penyakit HIV/AIDS.

Bagaimanapun itu Riyanto tidak pusing, yang pasti bukti semakin banyak ODHA yang tersembuhkan menjawab perlahan semua pertanyaan.

Baksos bersama untuk membantu penderita HIV

Dengan nama “Djabal Sriaji” akhirnya produk ini terus diproduksi oleh Riyanto dan dijual ke seluruh Indonesia untuk kalangan sendiri. Meski tanpa izin legalitas karena memang belum merupakan produk jadi.

Ramuannya ini hanya berbungkus plastik dan berisi daun-daunan, rumput-rumputan dan akar-akaran hutan kering yang sudah dipotong kecil-kecil.Untuk menggunakan ramuan ini 1 bungkus ramuan harus direbus dengan air mendidih 5-6 liter. Baru kemudian bisa diminum 3 kali sehari.

Kemasan Ramuan Djabal Sriaji

1 bungkus ramuannya ini bisa untuk kurang lebih 10 hari. Riyanto menjual ramuannya 1 paket berisi 4 bungkus ramuan.

Untuk yang masih stadium awal biasanya 1 paket untuk 40 hari. Kalau sudah stadium 2 ke atas harus minimal 4 paket dan harus diminum rutin selama 5-6 bulan.

Liputan media cetak terbaru tentang ramuan djabal sriaji

Riyanto sangat berharap dukungan dari berbagai pihak, kepada pemerintah ataupun swasta yang dapat membantunya mengembangkan produk “Djabal Sriaji” ramuan temuannya ini agar bisa lebih bermanfaat kepada orang banyak, terutama para penderita ODHA yang sedang mencari jalan kesembuhannya.

Penemu Ramuan Djabal Sriaji bersama Kang Yoto (Bupati Bojonegoro)

Untuk informasi dan pemesanan Teh Ramuan Djabal Sriaji silahkan hubungi kontak dibawah ini :

SMS/WA/Telegram : 085732649269

Pembelian melalui Tokopedia dan Bukalapak disini:

Tokopedia Bukalapak


Apakah tulisan ini bermanfaat dan menginspirasi anda?
Jangan lupa luangkan 3 detik untuk klik SHARE artikel ini. Siapa tau 1 klik yang Anda lakukan adalah pembuka jalan rezeki bagi orang lain.

DWH
Rate this article!
Tags:
author

Author: 

MajalahUsaha.com hadir sebagai sebuah portal media news online yang memberikan oase baru mengenai perkembangan dunia usaha di Indonesia.